Dansa Kilat di Malang

Ada bagusnya saya melewatkan gigs salah satu band ibukota yang sedang bertandang malam ini. Houtenhand spesial pada 4 mei 2016 ini memberikan force yang bagus untuk padawan yang susah lulus ini. Bertajuk tour Dansa Kilat, promo tour DansApokalip album mereka , The Stocker ditemani Larynx, Folka Polka dan Antipathy.

Larynx membuka dengan kencang, diselipkan pula cover dari Immigrant Song dan Anarchy In The UK di antara lagu lagu Human Instinct, Runaway World, dan Reborn. Ditemani dengan aksi panggung yang rawk,vokal Santoso mungkin perlu menghabiskan waktu di tempat fitness agar powernya naik sedikit. Selanjutnya Antiphaty , band crossover punk ini menghentak memberikan instant bloodrush dengan lagu lagu seperti Anti Punk Fuck Off, Welcome To My Hell, Welcome Sucker dan Manusia tidak memberikan penonton kesempatan untuk beristirahat.

Kemudian giliran Folka Polka, memberi kesejukan setelah hantaman musik kencang yang bertubi tubi, dengan A Journey, All About Days, dan Catching The Last Light Through The Trees seakan mengajak kita step out sebentar dari hiruk pikuk kota. Folka Polka memang menang di aransemen dan megahnya, namun perlu sedikit perbaikan pada grammar.

Akhirnya kesempatan The Stocker untuk naik panggung, Jaws sang vokalis sesekali melontarkan joke berupa parodi logat cockney. Lagu – lagu seperti Dilema Simalakama, Menunggu Mati dan Kenyataan Bagai Belati mencuri hati saya yang akhir – akhir ini mendengarkan Mission Of Burma, Mirrors (jpn) dan Buzzcocks. Lirik Indonesa pun menambah sedap late 70s, early 80s punk influenced band ini. Aksi panggung yang energik juga menambah daya tarik band ini. Andaikan punk sudah masuk di Indonesia tahun 79, The Stocker mungkin sudah main di CBGB dan 100 Club.

Source : https://thestockerjakarta.wordpress.com/2016/06/14/the-stocker-dansa-kilat-di-malang/